Sabtu, 05 Mei 2018

2018

Tahun 2018...  Tahunnya aku.....
Kenarsisan ini janganlah cepat berlalu πŸ™„.
Aku pantes ga tuh pake kacamata. Sepertinya ga pantes dehπŸ˜‹.  Cuma iseng gaya buat foto aja kacamatanya. HeheπŸ€“.
Baju putih dengan gonta ganti gaya jadi saksi bisu 2018. Hahaha
Aku pengen banget ngeluarin quote yang bermakna dan mengena..
Ini dia...
Buya hamka bilang "Kalau hidup sekedar hidup babi di hutan pun hidup.  Kalau bekerja sekadar bekerja,  kera juga bekerja"


Minggu, 29 April 2018

Lagu


Doaku

Ya Allah
Tegarkanlah hatiku,  dikala ketentuanmu tidak seperti apa yang ku mauπŸ™. 
Bantulah aku untuk berlapang dada,  agar senantiasa aku ikhlas dalam menerima dan menghadapinyaπŸ˜“

Aku hanya manusia biasa,  dikala maslah datang menerpa atau beragam ujian datang menghadang. 
Tak jarang aku merasa lelah,  bosan,  marah,  mengeluh,  menangis. Itulah sifatku,  sebagai manusia yang masih begitu lalai πŸ™ƒ

Aku pun begitu mudah berharap kepada manusia. Meski aku tahu dan seringkali diberi tahu. 
Bahwa berharap kepada manusia hanya akan mendapat kecewa,  dan membuahkan luka. Tetapi lalainya aku,  masih tetap saja melakukannya.  Seakan hatiku dibutakan oleh dunia. 

Aku tidak memiliki kekuatan apa apa,  karena obsesiku yang terlalu banyak. Aku hanya bisa cepat berencana dan berharap. 
Mengukir mimpi,  berangan angan,  berusaha,  serta mendoakan. Berharap kelak apa yang kuinginkan bisa menjadi kenyataan.. 

Tetapi,  dikala apa yang ku minta tidak Engkau beri seperti apa yang aku damba. Terkadang aku merasa kecewa,  aku merasa begitu hina.  Cukup sulit rasanya meyakinkan hatiku,  jika rencanaMu sudah pasti yang terbaik untukku. 
Entah sudah seberapa banyak keluh kesah dan air mata yang kutunjukkan padaMu. 
Walau selalu berusaha ku kuatkan hatiku.  Tapi dikala hening,  seringkali aku mengeluhkan keadaan nasibku. 

Ya Allah,  hapuskanlah sesak yang tengah kurasakan.  Gantilah kesedihan dengan kebahagiaan.  Bantulah aku untuk selalu berlapang dada,  terhadap segala perkara yang hanya membuatku berlinang air mata.  Kuatkanlah hatiku,  agar selalu mengingatMu. Redakanlah rasa sakit yang kian mendera dalam dada dan mudahkanlah hatiku untuk selalu ikhlas menerimanya. 😝

Sabtu, 28 April 2018

Pacar Fana





Kita harus bisa menerima masa lalu yang telah terjadi. Berdamailah dengan masa lalumu,  sambutlah masa depan dengan bahagia. 
Definisi bahagia itu jika kita mempunyai semangat. Semangat untuk maju dan sukses. Karena jika kita tidak mempunyai rasa itu berarti kita tidak bahahia. 
Definisi lain bahagia. Jika orang yang kita cintai mendapatkan sesuatu kebaikan dari kita. Apabila orang itu bahagia. Kita bisa lebih bahagia. 


Hidup itu indah, jikalau kita bisa memaknainya. Aku mempunyai suatu cerita.  Dimana aku bertemu dengan toxic people dan terjadilah trauma. 
Namanya udin,  dia datang ke kehidupanku dengan janji dan perhatian lebih. Samai sampai aku mengambil keputusan salah kpd orang ini. Aku melepaskan prinsip² dihidupku hanya untuk dia. Lalu anehnya apa yang aku dapatkan.  Dia mengatakan bahwa cinta itu tidak ada. Dan dia tdk akan mengkui dan menyatakan bahwa kita pernah mengalami suatu hubungan. 
Saat itu aku syok,  dan koleng lebih tepatnya krn sulitnya menerima kenyataan. Di masa kelamku di rehab di suatu tempat yg aman, nyaman,  dan tentram untuk jiwaku. Kurang lebih sebulan lamanya aku berada disana. 
Dari pengalaman di rehabilitasi itu aku banyak mengerti apa arti hidup. 
Saat keluar dari tempat itu,  anehnya aku memperlakukan sama pada setiap orang yang dekat denganku. Aku anggap dia pacarku. 
Memang trauma yang aneh,  tapi emang nyata. Sampai suatu saat aku sadar. Saat aku bertemu armandita.  Aku mengatakn kita kan sudah pacaran,  kenapa kamu berubah???!!???kenapa kamu jadi ga sayang aku?
Dan dia pun menjawab dengan perlahan.. Tika,  aku tidak pernah menyatakan apapun selama ini,  aku tak berbicara satu kata pun tentang hubungan pacaran denganmu. Sebenarnya kamu kenapa tik? 
Aku pun kaget..  Dan aku hanya bisa berdiam diri. Dan dalam hati berkata. 
Berarti aku slama ini hanya berkhayal. Dan mengkhayalkan berpacaran dengan armandita. Ternyata dia tdk ada rasa dan belum pernah sama sekali menyatakan cintanya kepadaku.... 
Endingnya aku cuma bisa cengok dan menertawakan diri sendiri. 

Kau,  kekasih jiwa khayalku dan harapku. Aku harus meninggalkanmu karena kau fana. Maaf untuk hasrat cinta bodoh yang dimiliki orang bodoh dan bersama waktu yang bodoh juga kesempatan bodoh ditambah menunggu dengan pekerjaan bodoh. 
TAMAT


Happy Life

Happy moment
Happy day 
Happy life

Bahagia itu tidak sama dengan perasaan senang. 
Kunci darikebahagiaan :
1.positive emotions
2.engangement
3.relationship
4.meaning. 
5. Accomplishment

Tujuan bahagia :
1.produktif
2.kesehatan fisik dan mental
3.kehidupan sosial yg berkualitas
4.dapat mengambil keputusan dengan baik

Kebiasaan agar hidup bahagia :
1.bersyukur
2.cerdas kelola pikiran dan emosi
3.pola hidup sehat
4.aktif kegiatan positif
5.rutin me time yg berkualitas
6.menjalin relasi yg sehat. 
7.punya kehidupan spiritual yg bermakna

Berdamai dengan masa lalu :
1.menerima
2.bersyukur
3.memaafkan
4.alihkan pikiran
5.stop mengasihani diri sendiri
6.hargai orang yg membuat hidupmu bermakna

Ciri² toxic people :
1.manipulatif
2.hobi ngejudge
3.menyalahkan
4.tidak mau minta maaf
5.menuntut
6.tdk konsisten

Kamis, 05 April 2018

πŸ’™πŸ’šπŸ’™πŸ’šπŸ’™πŸ’š

Aku sadar kalau kini kita sudah saling menjauh.  Sempat aku berfikir ini,  kau yang menginginkannya lepas dari pelukku. Kamu tau kan gimana perasaanku sama adek. Semua itu udah aku pupus. Aku ga akan bermimpi lagi dan mengusiknya lagi. Biarlah itu jadi bagian dari masa laluku. Sekarang aku lebih fokus ke kesehatan dan karirku. Itu lebih penting dan berfaedah daripada mikiri trus sakit hati sama orang yang dia sendiri ga tau hatinya buat siapa. Aku rasa aku harus sadar dan bisa menerima kenyataan apa adanya yg mengalami dihidupku.

πŸ’•πŸ’•πŸ’•

Kamis,  5 April 2018
Kondisi kesehatan membaik dan obat pun berkurang.  Ada kabar baik dari dokter,  katanya klo aku sembuh obat akan berkurang dan klo benar benar sudah sehat. Bisa lepas obat.  Ya Allah sejuk nian kabar ini.....
Aku kudu semangat,  biar tambah hari tambah sehat dan bisa lepas obat.  Pagi satu obat siang satu obat dan malam dua obat.  Kita lihat bulan depan bagaimana? Smoga membaik. Aamiin

Rabu, 07 Maret 2018

HAUNTED HOTEL ROOM



HAUNTED HOTEL ROOM

Simone, her head buried under a thick pillow, slowly opened her eyes. What was it? What had woken her from a deep slumber? Still groggy with sleep, she heard the sound of a woman morning. Slowly pushing the pillow off her head, she perked her ears… The sound had stopped. The room was semi-dark.Only a patch of dark blue carpet glowed dimly from the bedside nightlight.
Gradually she remembered where she was. She was in a hotel room. She was seeing an important client tomorrow. They were going to finalize a business deal… The distant sound of construction work marred the silence of the night. What had disturbed her was probably the high pitched sound of drills that in her sleep sounded like a woman’s wailing. Simone squinted at the alarm clock built into the night table 12: 10 a.m.
Drawing in a deep sigh, she slapped the pillow back over her head and began to slowly drift off to sleep. She woke with a start. There! There it was again, the same sound of a woman pitifully crying, but sharper, more piercing. Yanking the pillow off her head, she sat up, now wide awake. But again, it was only the sound of distant drills.
She cursed silently; sleep was impossible now. It would take her at least an hour to drift off to sleep again, and the night was short. Tossing her legs over the edge of the bed, she groped with fumbling feet for the hotel slippers. She needed to go to the bathroom.
Clicking on the overhead light, she stood before the vast, shiny mirror positioned over a blackwash basin with glittering brass faucets and a array of brand name toiletries. Bleary eyes stared back at her, brows creased with the nagging thought of a botched business deal at tommorow’s meeting. Her eyes swept over the reflection in the mirror of the bathroom’s luxurious interior behind her. Gleaming black marble walls, two black toilet bowls with separate function, snow whitetowels, and in the far corner a glass walled shoer cell, all evidence of one of the perks of being a CEO: a five star hotel.
Suddenly she gasped, staring at the tubr of special toothpaste for sensitive gums she had brought from home. Crooked and dented from frequent pressing, the tube had begun to slowly rock up and down. It took a good ten seconds before it gently came to a stop again. Simone’s skin crawled, her body rigid eith shock. Forcefully blowing out her breath, she tried to shake off her terror. It was’nt real. She had been hallucinating. It was because her sleep had been messed up. What was she thinking? She wasn’t a kid anymore; she was the 35-year-old Chief Executive Officer of a huge, well known company, for heaven’s sake. Shuffling back to bed, she tucked herself in. pulling the bedcover over her head, after what seemed like hours, she finally dozed off. Gently, ever so gently, a small thin hand rose from beside the bed and tugged at her bedcover, revealing the sleeper’s fetal position. Then : POUF! The light went off…
“What the….!” I cursed loudly. Just as the movie was starting to get really scary, there had to be a power failure! Hoisting myself up from the armchair across from the TV set, I stumbled my way in the dark towards the kitchen where I groped for the oil lamp sitting on top of the fridge. A soft crunching sound behind me caused goose bumps to sprout on my arms and raise the hair on the back of my neck. Stifling the scream rising in my throat, I hurriedly struck a match and lit the lamp.
A big fat mouse sat on the kitchen table clutching a chunck of toast left on the table earlier in the evening. He stared at me with glittering, bold bleck eyes, a bit of brunt bread stuck between his teeth. After a few seconds he dropped the snack, leapt off the table and scurried away to the dark corners of the kitchen. Oil lamp in my hand. I made my way back to the sitting room. As I was sitting down to wait out the blackout, the light popped back on. I grabbed the TV remote and stabbedyhe ON button. As the screen glowed to life, across the middle was prominently splashed the words    “THE END.”

DETIK ITU

  Sinar sang surya telah meninggi di atas jam 12.00 WIB, surya yang sangat terik, tak ada awan yang menghalanginya, tak ada 1 burung pun yan...